KENDARI — Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Kampus Kambu yang berlokasi strategis di kota Kendari, terus membuktikan komitmennya dalam menghasilkan mahasiswa berprestasi. Pencapaian gemilang kembali diraih oleh para mahasiswa institusi ini setelah berhasil meraih penghargaan di berbagai lomba bergengsi tingkat nasional dan internasional pada kuartal pertama tahun 2026.
Perolehan prestasi ini tidak hanya mencerminkan dedikasi mahasiswa dalam mengembangkan potensi akademik, tetapi juga menunjukkan kualitas pendidikan dan bimbingan yang diberikan oleh Universitas Muhammadiyah Kendari. Dalam beberapa bulan terakhir, paling tidak ada lima mahasiswa dan tiga tim mahasiswa yang berhasil menorehkan nama institusi mereka di tingkat nasional dan internasional, mulai dari kompetisi teknologi, inovasi sosial, hingga kompetisi akademik berbasis riset.
Prestasi Demi Prestasi Terus Berdiri
Pertama, tim mahasiswa dari Fakultas Teknik yang terdiri dari empat orang berhasil meraih peringkat kedua dalam ajang National Robot Competition 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi di Jakarta pada bulan Februari lalu. Kompetisi yang diikuti oleh 87 universitas dari seluruh Indonesia ini menguji kemampuan mahasiswa dalam merancang dan memprogram robot yang dapat menyelesaikan tugas-tugas kompleks dalam waktu terbatas.
Tim yang bernama “Kambu Robotics Innovation” ini terdiri dari Ilham Pratama (21), mahasiswa Teknik Elektro semester 6; Siti Nur Azizah (20), mahasiswa Teknik Mesin semester 5; Maulana Irfan Rahman (22), mahasiswa Teknik Informatika semester 7; dan Dewi Lestari (21), mahasiswa Teknik Elektro semester 6. Mereka berhasil mengalahkan 15 tim lainnya di semifinal dan final dengan presentasi inovasi robotika yang menggunakan teknologi artificial intelligence untuk meningkatkan efisiensi penanganan limbah plastik.
Prestasi berikutnya datang dari Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, bernama Rafi Setiawan Putra (22) yang berhasil memenangkan International Young Entrepreneur Award 2026 yang diadakan oleh Global Business Forum di Kuala Lumpur, Malaysia pada akhir Maret. Rafi bersaing dengan lebih dari 150 peserta muda pengusaha dari 35 negara dengan proposal bisnis rintisannya tentang platform ekonomi digital berbasis komunitas lokal yang bernama “LokaHub”.
Selain itu, tiga mahasiswa dari Fakultas Pendidikan dan Ilmu Sosial juga meraih kesuksesan. Pertama, Nurul Hafizah (20), mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, meraih juara pertama dalam Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Semarang. Kompetisi ini menghadirkan peserta terbaik dari 60 universitas seluruh nusantara. Kedua, tim riset dari tiga mahasiswa Program Studi Ilmu Sosial dan Politik terdiri dari Muhammad Azhar Rizki, Putri Wulandari, dan Hendra Saputra berhasil memenangkan kategori “Best Undergraduate Research on Social Development” dalam Asia-Pacific Research Symposium 2026 yang digelar di Bangkok, Thailand dengan makalah mereka tentang strategi pemberdayaan masyarakat ekonomi kreatif di wilayah perkotaan.
Perjalanan Menuju Kesuksesan
Pencapaian-pencapaian ini tidaklah datang begitu saja. Perjalanan menuju kesuksesan memerlukan dedikasi, kerja keras, dan bimbingan yang optimal. Ilham Pratama, ketua tim Kambu Robotics Innovation, mengungkapkan proses panjang yang harus mereka lalui.
“Kami sudah mempersiapkan diri sejak semester 3 dengan belajar programming dasar, desain mekanik, dan teori kontrol robot,” ungkap Ilham dalam wawancara di Kampus Kambu pada Jumat, 11 April 2026. “Persiapan untuk kompetisi nasional dimulai sekitar lima bulan sebelumnya. Kami hampir setiap hari meluangkan waktu di laboratorium teknik, bahkan ada kalanya sampai larut malam. Dukungan dari dosen pembimbing kami, Dr. Bambang Sutrisno, S.T., M.T., sangat luar biasa. Beliau tidak hanya membimbing dari segi teknis, tetapi juga memberikan motivasi yang kuat ketika kami menghadapi tantangan.”
Sementara itu, Rafi Setiawan Putra berbagi pengalamannya dalam mengembangkan ide bisnis yang kemudian membawanya meraih penghargaan internasional.
“Awalnya, saya hanya melihat peluang di sekitar Kendari bahwa ada banyak produk lokal yang bagus tetapi sulit dipasarkan karena keterbatasan akses ke pasar yang lebih luas,” cerita Rafi. “Saya mulai mengembangkan konsep LokaHub ketika mengambil mata kuliah Entrepreneurship dengan Prof. Dr. Arif Budiman, S.E., M.B.A. di semester 5. Beliau sangat mendorong saya untuk tidak hanya membuat proposal, tetapi juga membuat MVP (Minimum Viable Product) untuk diuji ke pasar. Hasilnya, platform saya sudah digunakan oleh lebih dari 500 UMKM di Sulawesi Tenggara dalam enam bulan pertama. Ketika saya mengikuti kompetisi internasional, juri sangat terkesan dengan sustainability dan social impact dari bisnis model saya.”
Nurul Hafizah juga berbagi kegembiraan atas pencapaiannya dalam debat bahasa Indonesia.
“Sejak SMA, saya memang sangat menyukai debat dan berbicara di depan publik,” kata Nurul. “Ketika masuk universitas, saya langsung bergabung dengan klub debat UNISMUH Kendari. Selama dua tahun lebih, saya mengikuti berbagai kompetisi tingkat daerah dan nasional. Tentu ada kalanya saya kalah dan merasa down. Tetapi, dosen pembimbing saya dari Pusat Pengembangan Bakat Mahasiswa, Ibu Dr. Siti Aisyah, M.Pd., selalu memberikan feedback konstruktif dan melatih saya dengan teknik argumentasi yang lebih tajam. Kemenangan ini bukan hanya milik saya, tetapi juga hasil dari dukungan tim, dosen, dan keluarga.”
Komitmen Kampus terhadap Pengembangan Prestasi Mahasiswa
Pencapaian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari ini tidak lepas dari komitmen institusi dalam mengembangkan potensi akademik dan non-akademik mahasiswa. Dr. Sukarno, M.Pd., selaku Dekan Kampus Kambu Universitas Muhammadiyah Kendari, mengungkapkan kebijakan dan program yang telah dijalankan untuk mendukung prestasi mahasiswa.
“Kami memiliki program komprehensif untuk mengembangkan prestasi mahasiswa,” jelasnya dalam konferensi pers di Rektorat Kampus Kambu. “Pertama, kami telah menyediakan fasilitas laboratorium dan studio yang representatif di berbagai program studi. Investasi dalam infrastruktur ini dilakukan dengan serius karena kami percaya bahwa mahasiswa berprestasi membutuhkan tempat yang mendukung kreativitas dan eksperimen. Kedua, kami mengalokasikan dana khusus untuk mendukung mahasiswa yang akan mengikuti kompetisi regional, nasional, atau internasional. Dana ini mencakup biaya pendaftaran, akomodasi, transportasi, dan honorarium untuk dosen pembimbing.”
Dr. Sukarno melanjutkan penjelasannya dengan lebih detail mengenai sistem mentoring yang diterapkan.
“Ketiga, kami memiliki sistem mentoring yang ketat. Setiap mahasiswa yang ingin berkompetisi akan ditcocokkan dengan dosen pembimbing yang expertise-nya relevan dengan bidang kompetisi tersebut. Dosen pembimbing tidak hanya membantu aspek teknis, tetapi juga aspek soft skills seperti presentasi, public speaking, dan manajemen stress. Keempat, kami juga melakukan benchmarking dengan universitas-universitas terkemuka, baik di Indonesia maupun di Asia Tenggara, untuk memahami best practices dalam pengembangan mahasiswa berprestasi.”
Lebih lanjut, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Muhammad Syukri, S.E., M.M., juga memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian mahasiswa dan komitmen institusi.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian para mahasiswa kami,” ujar Prof. Syukri dalam acara apresiasi yang diadakan di gedung serba guna Kampus Kambu. “Prestasi mereka membuktikan bahwa kualitas pendidikan di Universitas Muhammadiyah Kendari tidak kalah dengan universitas-universitas besar di pulau Jawa atau pulau Sumatera. Sebagai rektor, saya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, fasilitas, dan dukungan kepada mahasiswa agar prestasi seperti ini dapat terus dihasilkan dan bahkan ditingkatkan lagi.”
Prof. Syukri juga menekankan bahwa prestasi mahasiswa sejalan dengan nilai-nilai Muhammadiyah yang mengutamakan pengembangan sumber daya manusia berkualitas.
“Muhammadiyah adalah organisasi yang selalu mengutamakan pendidikan berkualitas untuk menghasilkan generasi cerdas, berketerampilan, dan berakhlak mulia. Prestasi mahasiswa kami di tingkat nasional dan internasional adalah manifestasi dari komitmen ini. Kami tidak hanya ingin mahasiswa kami menjadi sarjana, tetapi menjadi pemimpin dan inovator yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.”
Dampak Positif dan Inspirasi
Prestasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya bagi institusi tetapi juga bagi mahasiswa lainnya dan masyarakat luas. Pertama, pencapaian ini meningkatkan reputasi universitas di tingkat nasional dan internasional. Sebelum pencapaian ini, media massa nasional dan internasional jarang meliput berita tentang universitas di Kendari. Kini, pencapaian mahasiswa ini membuka peluang kerjasama dengan institusi lain dan meningkatkan brand awareness Universitas Muhammadiyah Kendari.
Kedua, prestasi ini menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berprestasi. Di Kampus Kambu, sudah lebih dari 30 mahasiswa yang mendaftar untuk mengikuti berbagai kompetisi setelah melihat kesuksesan rekan-rekan mereka. Divisi Student Development Center juga melaporkan peningkatan kunjungan mahasiswa untuk mencari bimbingan dan pendampingan dalam menyiapkan diri mengikuti kompetisi akademik.
Ketiga, inovasi dan produk yang dihasilkan oleh mahasiswa juga memberikan dampak praktis kepada masyarakat. Platform LokaHub yang dikembangkan oleh Rafi, misalnya, sudah membantu ratusan UMKM di Sulawesi Tenggara untuk memasarkan produk mereka ke pasar yang lebih luas. Robot yang dikembangkan oleh tim Kambu Robotics Innovation juga mendapat perhatian dari beberapa industri manufaktur di Sulawesi Tenggara untuk implementasi lebih lanjut.
Pesan dan Rencana Ke Depan
Ilham, Rafi, dan Nurul menyampaikan pesan mereka kepada mahasiswa lain yang ingin meraih prestasi serupa.
“Jangan takut untuk bermimpi besar dan berusaha keras untuk mewujudkannya,” kata Ilham. “Prestasi tidak datang begitu saja. Kami telah melalui fase trial and error berkali-kali, ada kegagalan, ada frustasi. Tetapi, dengan dukungan tim, dosen, dan keluarga, kami berhasil melewati semua itu. Bagi mahasiswa yang ingin berkompetisi, mulailah sejak dini, manfaatkan fasilitas kampus dengan baik, dan jangan malu untuk meminta bimbingan dari dosen.”
Sementara Rafi menambahkan dari perspektif entrepreneurship, “Percayai intuisi Anda dalam melihat peluang bisnis, tetapi jangan lepaskan riset dan data. Pelajari pasar dengan baik, dengarkan feedback dari pelanggan atau user, dan terus iterate. Universitas memberikan dukungan yang luar biasa, jadi manfaatkan itu sebaik-baiknya.”
Untuk rencana ke depan, universitas telah merencanakan beberapa inisiatif lanjutan. Dr. Sukarno mengungkapkan bahwa pada semester mendatang, akan diluncurkan program “Incubation Center for Student Innovation” yang akan memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan ide-ide inovatif mereka menjadi produk atau bisnis yang konkret. Selain itu, universitas juga akan meningkatkan kerjasama dengan universitas-universitas di luar negeri untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa berprestasi untuk melanjutkan studi atau melakukan pertukaran mahasiswa.
Kesimpulan
Perjalanan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari menuju prestasi nasional dan internasional adalah bukti nyata dari kualitas pendidikan dan komitmen institusi dalam mengembangkan potensi mahasiswa. Pencapaian yang diraih oleh Ilham, Siti, Maulana, Dewi, Rafi, Nurul, dan rekan-rekan mereka bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi keluarga besar Universitas Muhammadiyah Kendari dan masyarakat Kendari secara luas.
Dengan terus meningkatkan kualitas pendidikan, fasilitas, dan dukungan kepada mahasiswa, dapat diharapkan bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari akan terus menghasilkan mahasiswa-mahasiswa berprestasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan dunia. Pencapaian-pencapaian seperti ini adalah investasi untuk masa depan yang lebih cerah.
—
Penulis: Tim Redaksi Berita Kampus
Kendari, 11 April 2026